Cilember

Keadaan umum
WW Curug Cilember seluas 7ha terletek di Desa Jogjogan Kecamatan Cisarua Kabupaten Cisarua, berada dibawah pengelolaan RPH Cipayung BKPH Bogor KPH Bogor.

WW ini terletak pada ketinggian 900m dpl, konfigurasi lapangan umumnya bergelombang sampai berbukit. Kawasan ini mempunyai curah hujan 4000mm/tahun dengan suhu udara 18-23C.

Potensi kawasan
WW ini terdiri dari 2ha hutan tanaman (Agathis, Rasamala dan Pinus), potensi visual lansekap menuju lokasi cukup menarik dengan pemandangan alam berupa pegunungan dan perkebunan, sedangkan bentang alam/potensi visual lansekap didalam kawasan yang mempunyai karakteristik khas adalah tegakan tanaman hutan dan panorama kota Bogor.

Potensi Wisata
WW ini digunakan untuk wisata berkemah, Untuk kegiatan berkemah ini tersedia dua kompleks perkemahan.

Curug Cilember memiliki tujuh buah air terjun, dengan jeram tertinggi 30m. Namun Curug (air terjun) yang paling banyak dikunjungi adalah curug yang keempat. Curug keempat ini diyakini berkhasiat sebagai obat awet muda, mempercepat dapat jodoh serta dapat menyembuhkan penyakit.

Tepat diatas lokasi curug 7 terdapat sebuah makam keramat yang setiap harinya sering dikunjungi oleh masyarakat untuk berziarah mencari berkah. Menurut sejarah makam ini bernama makam Embah Jaya Sakti yang masih memiliki garis keturunan Prabu Siliwangi dari Kerajaan Padjajaran. Berdasarkan keterangan Bapak Mahdi yang dipercayai sebagai juru kunci makam Embah Jaya Sakti juga masih memiliki hubungan darah dengan Tubagus Arifin yang berada di Kiaralawang Bogor (Kabaupaten Bogor). Biasanya penziarah mencapai puncaknya pada bulan Rabiul Awal.

Konon Curug Cilember juga merupakan tempat mandi para putri dari kayangan. Bahkan beberapa penduduk diantaranya Enus (70th) orang yang pertama tinggal disekitar curug Cilember pernah melihat sekitar 7 putri cantik yang sedang mandi dan bercengkraman dicurug keempat.

Fasilitas
Fasilitas yang sudah tersedia dalam wana wisata ini adalah berupa pos jaga, pondok kerja, loket karcis, tempat parkir, MCK, shelter (gardu pandang), tempat duduk, ruang informasi dan tempat sampah.

Aksesbilitas
Wana wisata ini dapat dicapai dari Bogor 10km. Kondisi jalan umumnya baik (beraspal), dapat dilalui kendaraan roda empat. Sarana transportasi umum yang ada adalah angkutan ojek dari jalan jurusan Bogor-Puncak.

 
Close
 
 
©2005 Copyright OkeAja.Com. All Rights Reserved.